Relakan alur ini,
jalan telah
kamu pilih untuk berseberangan
tak pantas lagi
aku mengiyakan
aku juga
lelaki sepertinya
Relakanlah,
segalanya
telah ditentukan
bahkan jauh
sebelum kita dipertemukan
mengertilah,
tak mungkin
lagi berkasih,
sedang dia
kini kekasihmu
Maka
bagaimana langkahmu bisa panjang,
bilanya hati
tak kamu buka dan sertakan
Relakan,
Menjadi keharusan
kau merelakan
Karena aku
ingin kau bahagia
bukan karena
lembar baru ceritaku
Tapi sungguh,
Aku ingin
rentangkan luas deret do'a
untuk jalin
kasih yang buatmu pergi
dan akan
mempersambutmu nanti
Berbahgialah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah