Jumat, 06 April 2012

Adalah Dirimu, Yang terpilih


Adalah dirimu,
serupa lumbung cinta yang meruah
dan tak beruntungnya
bila tak ku sambutimu dengan bersuka

Keayuanmu  nyata meneduhkan
terpujilah Tuhan, ku bahagia
dijinkan berpangku pada keagungan
atas perantara indahmu

Tak pernah sejenak berpikir tuk pergi
ingini selalu raih pelukmu

Mendamba bahagia tenggelam pada kasih
terus kuingin kecupi meski raga kan melayu
tak merapuh Kedekatannya kian merapat

Adalah dirimu
Malam terasa memanjang saatnya menunggu
bilakah yakin adalah dirimu
ku penuhi dunia selayak hanyalah satu,
dirimu..

Yang terpilih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berbagi kisah