Adalah dirimu,
serupa lumbung cinta yang meruah
dan tak beruntungnya
bila tak ku sambutimu dengan bersuka
Keayuanmu nyata meneduhkan
terpujilah Tuhan, ku bahagia
dijinkan berpangku pada keagungan
atas perantara indahmu
Tak pernah sejenak berpikir tuk
pergi
ingini selalu raih pelukmu
Mendamba bahagia tenggelam pada
kasih
terus kuingin kecupi meski raga kan
melayu
tak merapuh Kedekatannya kian
merapat
Adalah dirimu
Malam terasa memanjang saatnya
menunggu
bilakah yakin adalah dirimu
ku penuhi dunia selayak hanyalah
satu,
dirimu..
Yang terpilih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah