Rabu, 04 Mei 2011

DIAM


Diam tak bisu

Diam tak tuli

Diam tak buta

Diam,

Kita terlalu nyaman berdiam

Tak lagi peduli

Tak lagi peka dan iba

Dunia membiasakan kita acuh

Yang kita tahu hanya kemuliaan fana

Keserakahan,

Kekufuran,

Benamkan kefitrahan

Hilangnya damai

Bagi kita,

Kanan adalah lawan

Kiri adalah saingan

Saudara hanya diri kita sendiri

Bumi memanas, uapkan dosa kita

Dan kita hanya trus diam

Ditinggalkan waktu

Enggan sambuti maksud baik

Kemudian hanya diam 

BAHAGIA


Bahagia,

Bukan karena harta

Bahagia,

Bukan karena kesempuranaan lahiriah

Bahagia bukan karena cinta

Tapi, Cinta karena cinta untuk bahagia

Ikhlasmu cintamu,

Adalah cinta untuk ikhlasmu

Bukan mencari keterbaikan

Tapi menerima dengan segala keterbaikan