Siapa yang mengerti dia pantas
memiliki
kami memang keras terkadang
kaku dan tak mau mendengar
tapi kami bukan batu
kami memang bernafsu, menggebu
dan kadang tak peduli siapapun itu yang
mengingatkan
tapi kami bukan api
hati masih kami miliki
Jauh jika terhendaki kami lebih
lembut
kami lebih mencintai dan tulus
cara yang besar,
cara yang menjadikan kami
berbeda
tidak ada yang lebih besar
untuk mengecilkan ego kami
maka kamilah yang dipilih
Tidak untuk menginjak
karena suci fitrahnya
diamanahi tempat tinggi untuk
memerintah
mengajak dan mendidik
isyaratkan kami mungkin besar
kepala
Ditempa keras, dilumat
kepahitan
tidak, kami tidak untuk sendiri
tapi membuat jejak dan arah
bagi mereka yang dipayungi
Cara kami melihat
kami mendengar
kami rasakan
dan bagaimana kami membahasai
sesuatu
itulah mengapa kami yang dipilih
Sedikit sekali yang tahu
selain dari kami yang mengerti
karena diam lebih kami pilih
untuk sekedar mencerna dan jeda
sebelum keputusan dipilih
Maka, itulah mengapa kami yang
terpilih