Jumat, 13 April 2012

Kau harus tersenyum, maduku


Sepantasnya hatimu sambut kebeningan lain
menerawang isi dunia dengan penuh warna bahagia
pertemukan hati pada keindahan saling berbagi

Kau harus tersenyum, maduku
tak banyak yang aku tinggalkan
selain rajam duka dan sedikit tawa

Kau harus tersenyum, maduku
hingga tampak tenangiku

Seandainya kau tahu,
inginnya hati bahagiakanmu dengan pelukku

Tapi tak mengapa
cukupkan aku atas do’a dalam pelayaranmu
cukupkan aku atas do’a hingga perapatan masamu

Kau harus tersenyum, maduku
Bahagialah..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berbagi kisah