Asa telah kukait diujung langit
rajami hasrat,
inginya berpagar atas pikat para bidadari
Membuta hati ingimu satu,
tanpa siapaun selainmu
citrai sanjung dalam senandung
kusucikan rasa
pun ku leburi rupa adamu
Namun riakan kecil tepikan mimpi
adakah jalan belum tersisir jauh
hingga tempaan rapuhkan niatmu
Wahai candu mabuki aku nelangsa
kau yang cintaku kiblati
sedang tertanamkah rindu atas namaku
Dan kian menyamar kini,
punggungmu menjauh dan hilang
tak lagi ku mampu mengejar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah