Melihat yang ada
dikananku,
Kemudian melihat
sebelah kiriku
Ternyata hanya
ketika tawa begitu riuh
Tapi tangis begitu
aku rasa sendiri
Tuhanku,
Benar memang kini
aku harus mengakui
Hanya Engkau
temanku berbagi
Hanya Engkau
kekasih,
tempatku
Mencari teduh saat
gersang dan perih
Tuhanku,
Terima kasih,
Dijinkan aku bisa terus
kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah