Satu kisahmu sematkan
cinta pada alurku
berikan manis getir disetiap adegannya
Lama aku bersungguh dalam peran ini,
tak peduli sorakan mereka
yang hiba atau tertawa dari tertawannya jiwaku
pun aku tetap bersungguh
bahkan telah aku meritualkan
tangis hati,
bersihkan dosa khianatmu
Sedang mengertikah kamu
tutur monologku yang senantiasa asakan bahagiamu
lirih dialogku dengan Tuhanku,
atas merindunya aku akan adamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah