Meraba pandang di hatimu
adakah matahari sambut dengan senyum
ataukah mencari awan kemudian bersembunyi malu
rasa kian bahasai sepi
Dari keayuanmu
kau sematkan pesona
namun juga kau baluri tanda tanya
namun juga kau baluri tanda tanya
hingga masih tersemat ragu berlabuh
Inikah masaku menepi dari muara lalu
mengentaskan hati,
membilasinya dengan bunga asmaramu kini
mengentaskan hati,
membilasinya dengan bunga asmaramu kini
padamu rona warna baru hatiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah