Tak ada manis tanpa pahit
Tak ada terang tanpa gelap
Begitupun tawa,
Hanya ada karena teduhnya air mata
Rangkai alur yang saling mengaiti
Begitu Tuhan hadiahi kita
Siapa yang bersuka adalah dekati duka
Begitupun duka, gumuli pikir yang lelah
Pastilah masa merotasi rupanya
Hendak tertawa, menunduklah
Temukanlah duka para perintih nasib
Hendak berduka, sematkan bahagia lalu
Usah risaukan melarutnya ketentuan dalam kepayahan
Yakinlah,
Tuhan semata hendaki atas keterbaikan makhluknya
Jadilah bijak karenanya,
Tak ada apapun yang terjadi tanpa ada kepastian
Hidup telah tertulis dalam novel karya Tuhan
Kita kan jatuh, setelah tersandung
Kita kan bangktit, setelah terjatuh
Kita kan berjalan kembali, setelah bangkit
Dan kita kan berlari, setelah berjalan
Santuni hati,
Cukuplah penat kita sandangkan pada ranahnya..
February 9, 2011
good
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusmuantep kang roe,.. :D
BalasHapuswah,mksih...kira2 laku ga ya klo d komersilin?
BalasHapus