Aku ingin itu aku yang getarkan hatimu
Aku ingin itu aku, bukan dia,
yang buatmu selalu ingin dekat
dengan jantung yang lebih berdetak
aku ingin seperti dulu saat itu hanya aku
aku ingin itu benar aku
Petaka pendosa siap ditemukan baunya
aroma mesra ini yang bagi kita begitu wangi melenakan
namun tak masalah bagiku
dimana entah tingkungan bisa membauinya
sedang kini yang aku takuti bukan kesendirian nanti
Tapi tangismu sesalinya pergi
bagiku itu lebih sakitiku dari tak pedulimu diwaktu lalu
sesalmu tak bahagiai adaku
Maafkan aku,
aku hanya tak bisa membawa diri menerima kenyataan
seperti sederhana inginmu berbagi
yang aku rasa tersentuh dalamnya
hingga lupa aku menaruh cara berpikir sadarku
karena mungkin disini memang masih menjadi tempatmu
aku ingin seperti dulu saat itu hanya aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah