Satu
bintang Tuhan hendaki meredup masanya
mengecup
kerinduan pada kenangan
kesanggupan
merela akan jadi uji
damba kasih
menyayat duka ditinggalkan
Tuhan,
Sekeras
apapun ia mencari dunia
Sekejam
ia korbani kebersamaan lalu
Kecintaan
adalah asa bagi ia yang kami yakini
Keterbaikan
yang ia hendaki bagi kami, anaknya
Tuhan,
Engkau maha Tahu
Tuhan
wahai Engkau yang lebih mengetahui
Perginya
kini ia mengabadi
Tak
sempati Engkau aku membahagiakan ia
Kiranya
do’a kini yang hanya bisa dipanjatkan
Tuhan,
Aku
titipkan ia padaMu
Bentangkan
senyumnya diantara perjalan menujuMu
Selamat
jalan, Mah
Selamat
jalan..
Dari sini
kami pintakan surga yang damai untukmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah