Rabu, 22 Agustus 2012

Selamat jalan, mah


Satu bintang Tuhan hendaki meredup masanya
mengecup kerinduan pada kenangan
kesanggupan merela akan jadi uji
damba kasih menyayat duka ditinggalkan

Tuhan,
Sekeras apapun ia mencari dunia
Sekejam ia korbani kebersamaan lalu
Kecintaan adalah asa bagi ia yang kami yakini
Keterbaikan yang ia hendaki bagi kami, anaknya

Tuhan, Engkau maha Tahu
Tuhan wahai Engkau yang lebih mengetahui
Perginya kini ia mengabadi
Tak sempati Engkau aku membahagiakan ia
Kiranya do’a kini yang hanya bisa dipanjatkan

Tuhan,
Aku titipkan ia padaMu
Bentangkan senyumnya diantara perjalan menujuMu

Selamat jalan, Mah
Selamat jalan..
Dari sini kami pintakan surga yang damai untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berbagi kisah