Kamis, 26 Juli 2012

Aku ketakutan, Tuhan


Tuhan,
seperti cawanku kau tumpahi air lautan
meluap di penampangku yang hanyalah kecil
seperti dahan dan daunku mengering,
kemudian diguncangkan kencang
asaku rontok tertelan pahit yang begitu sangat
Anginpun abaikan jerit hatiku diperdengarkan mereka

Tuhan,
apa yang engkau hendaki atas kepayahan ini
menjadi seperti apa setelah ini
jika hanya Engkau hadirkan hari untuk menyambungkan duka
maka jangan engkau papahi aku dipertemukan

seluruh sendi percayaku merintih, Tuhan
aku ketakutan, Tuhan
aku merasa sendiri
sepi sembunyikan suara mereka ditenggelamkan

Tuhan, wahai Engkau satu Tuhanku
dibalik keluh aku pantaskan jiwaku untuk Engkau hibai
meminta untuk Engkau santuni
kehinaan yang aku sendiri sandangkan
ketakpantasan aku sendiri yang ucapkan

sucikan aku Tuhan
jemput aku
kembalikan aku kepelukanMu
dengan diijinkan memiliki nafas
untuk perbaiki hariku kemarin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berbagi kisah