Tak ku tampak rupa
hanya bertopeng pemanis belaka
aku tak seperti dambamu
aku tak berbeda dengan lelaki lainnya
berbaur nafas diantara alur pusara
dosa
cintamu tak sepantasnya terikat
hitamku
Cintamu yang mulia,
sepatutnya disangdangkan kesyariatan
tulus
tak terangkum pada hinannya alur
keduniawian
Biarkan setitik imanku batasi mimpimu
tak sentuh pesona kewanitaanmu
aku menjaga kehormatan putihmu
Dan mendamu,
tersunting kertebaikan cinta yang
sebenarnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah