Selasa, 12 April 2011

Topeng Pemanis


Tak ku tampak rupa

hanya bertopeng pemanis belaka

aku tak seperti dambamu

aku tak berbeda dengan lelaki lainnya

berbaur nafas diantara alur pusara dosa

cintamu tak sepantasnya terikat hitamku


Cintamu yang mulia,

sepatutnya disangdangkan kesyariatan tulus

tak terangkum pada hinannya alur keduniawian


Biarkan setitik imanku batasi mimpimu

tak sentuh pesona kewanitaanmu

aku menjaga kehormatan putihmu


Dan mendamu, 

tersunting kertebaikan cinta yang sebenarnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari berbagi kisah