Biarkan melirih nadamu
Usaikan buai ketersiksaan
Kuasakan aku melangkah
Hapus keruh buihan rasa
Dan masaku kini harus memilih
Menyudahi gaung mimpi akanmu
Menyepi aku jabati kegaiban-Nya
Aku percaya,
Tuhan bersama kecintaan tanpa dendam
pengingkaran
Baginya dan terbaik atas segalanya
Hingga Dia nyatakan kemustahilan
Datang, untuk harga pecaya
Terulur tangan tulus raih keterjatuhan
ini
Dialah,
Pijaran rahmat Tuhan atas kepadaman
Hingga tergugahnya aku
Sadarkan tanpa harus sesali apa yang
terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari berbagi kisah